Diet Rendah Karbohidrat yang Benar untuk Hasil Maksimal

Sudah pernah mendengar diet karbo? Diet ini berarti mengurangi asupan karbohidrat yang dikonsumsi. Diet karbo akan menghasilkan kalau dilakukan dengan benar dan seimbang. Banyak yang sudah membuktikan kesuksesannya menurunkan berat badan dengan menjalankan diet karbo. Selain diet, pelaku diet juga harus mempertimbangkan dan menyeimbangkan gaya hidup lainnya. Berikut cara diet karbo yang benar:

Pengaturan jam makan

Ini adalah hal pertama yang harus benar-benar anda perhatikan saat menjalankan diet karbohidrat supaya diet yang dijalankan dapat sukses serta berhasil. Lakukan perhitungan yang tepat tentang jam makan untuk sarapan, makan siang maupun makan malam. Atur juga waktu yang tepat untuk memberi camilan di antara waktu diet anda.

Jika anda ingin makan hanya dua kali sehari maka untuk menghindarkan rasa lelah dan rasa lapar, maka jarak waktu antar makan minimal 8 jam setiap hari. Dengan mengatur jam makan ini, jumlah kalori dan nafsu makan yang masuk ke dalam tubuh akan lebih terkontrol. Kalau kalori dalam tubuh lebih terkontrol, maka hasil diet akan terasa dalam waktu 1 minggu.

oatmeal-diet-rendah-karbohidrat-sehat

Menu diet rendah karbo

Benar tidaknya cara diet juga bergantung pada menu diet yang disajikan. Pelaku diet biasanya mengganti sumber karbohidrat dengan ubi jalar, pisang, nasi merah, oatmeal, dan kentang dengan takaran yang dibatasi. Jika berniat mengkombinasi bahan makanan yang berkarbohidrat, maka batasi konsumsi 100 mg bahan setiap minggu.

Tujuannya tentu saja agar tidak terlalu banyak karbohidrat yang menumpuk dan mengganggu metabolisme tubuh. Dalam memilih menu diet karbo, perhatikan juga kondisi ketahanan tubuh dan asupan misalnya saat menentukan menu maka sesuaikan dengan golongan darah.

Pilihan olahan karbohidrat

Untuk mendapatkan cara diet yang tepat, anda juga harus memperhatikan bentuk olahan makanan yang dikonsumsi untuk mendukung kegiatan diet. Pelaku diet harus memilih jenis olahan makanan yang disesuaikan dengan selera. Olahan yang umum disajikan yaitu bubur, salad, kukus atau rebusan.

Ketiga olahan tersebut harus disesuaikan dengan kalori dan nilai gizi yang cukup dengan aktivitas yang dijalani. Oalhan diet yang dimakan tidak dapat mencukupi kebutuhan kalori dan akhirnya anda lemas ketika beraktivitas. Oalhan karbohidrat juga harus mempertimbangkan asupan vitamin dan protein agar sistem imun semakin kuat.

Biasakan makan tanpa nasi

Sudah umum kalau orang Indonesia belum makan kalau belum menyantap nasi putih. Padahal nasi putih ini mengandung kadar gula yang tinggi. Kalau dikonsumsi lebih dari 150 gram dalam 5 kali seminggu maka resiko atau potensi terkena diabetes sangat besar yaitu 17%.

Kandungan gula yang tinggi pada nasi bahkan bisa membuat seseorang ketagihan mengkonsumsi gula. Inilah yang mengkhawatirkan. Kadar gula yang tinggi dapat menyebabkan obesitas atau kegemukan. para ahli kesehatan banyak menyarankan berhenti konsumsi karbohidrat yang banyak gulanya. Sebagai gantinya konsumsilah nasi merah, kentang, umbi-umbian, singkong dan oatmeal.

Diet karbo untuk ibu hamil, maka menu diet karbohidrat yaitu :

Kalsium

Wanita hamil harus mendapatkan 1000-1300 mg kalsium untuk diet setiap hari.

Serat

Makanan yang mengandung serat dibutuhkan ibu hamil karena selama kehamilan sering terjadi sembelit atau susah BAB. Makanan berserat yaitu pasta, roti gandum, sayuran, sereal dan buah-buahan.

Vitamin C dan A

Kedua jenis vitamin ini juga diperlukan oleh ibu-ibu hamil misalnya makanan yang kaya akan vitamin C yaitu brokoli, kembang kol, paprika hijau, kecambah dan grapefruits. Sedangkan makanan yang kaya dengan vitamin A yaitu ubi jalar, wortel, bayam, labu, aprikot, dan lobak hijau.

Leave a Reply