Pemeriksaan Fisik Pada Ibu Hamil Wajib Anda Ketahui

Ketika seorang wanita hamil maka ada janin dalam kandungan yang akan berkembang dari waktu. Oleh karenanya diperlukan dokter untuk memastikan bahwa perkembangan janin berjalan normal. Pemeriksaan fisik pada ibu hamil dilakukan dengan dua tahapan, yaitu tahap pemeriksaan kesehatan secara umum dan yang kedua adalah pemeriksaan kebidanan yaitu berkaitan dengan pertumbuhan janin.

Pada pemeriksaan umum, dokter akan memeriksa kondisi jantung, paru-paru, dan tanda-tanda vital, seperti pernapasan, denyut nadi, suhu tubuh dan tekanan darah.

Hal ini bertujuan untuk mengetahui keadaan ibu serta meningkatkan kesadaran untuk memperoleh gizi yang cukup selama kehamilan dan memastikan tidak adanya kelainan yang akan ikut mempengaruhi kondisi bayinya. Sedangkan lebih detail lagi, ibu hamil harus menjalani pemeriksaan rutin kebidanan untuk megetahui perkembangan bayi melalui serangkaian pemeriksaan fisik pada ibu hamil, yaitu:

Pemeriksaan Fisik Saat Kehamilan

1. Pemeriksaan kepala dan wajah

Pemeriksaan Fisik Pada Ibu Hamil Wajib Anda Ketahui

Pemeriksaan ini dilakukan untuk menilai keadaan kepala, kulit kepala, kesimetrisan serta warna rambut tetap normal. Pemeriksaan itu juga termasuk bagian mata, hidung, telinga ,dan sebagainya. Sehingga apabila ditemukan pembengkakan, edema atau hal lainnya dapat ditangani lebih lanjut.

2. Pemeriksaan leher

Leher juga termasuk dari anggota tubuh yang mendapat pemeriksaan fisik pada ibu hamil. Pemeriksaan ini dilakukan untuk melihat besarnya kelenjar thyroid dan kelenjar limfe.

Baca Juga :

Manfaat Buah Sirsak untuk Kesehatan Ibu Hamil

Jus Buah Buahan yang Baik untuk Ibu Hamil

Buah Buahan yang Baik untuk Ibu Hamil

Tanda – Tanda Kehamilan Satu Bulan yang Wajib Diketahui

3. Pemeriksaan dada

Pemeriksan ini dilakukan untuk melihat perkembangan bentuk bagian dada yang biasanya akan membesar ketika masa kehamilan sebagai tempat produksi ASI. Pada pemeriksaan dada juga akan diteliti ada atau tidaknya benjolan kelenjar bening.

4. Pemeriksaan abdomen

Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui letak dan posisi bayi di dalam rahim. Berat badan serta denyut jantung janin juga dapat diketahui dengan pemeriksaan abdomen ini.

5. Pemeriksaan punggung

Punggung ibu hamil akan diperiksa dengan cara inspeksi untuk memastikan ada atau tidaknya kelainan pada spina. Bagiamana Bentuk bujur sangkar michelis juga dapat dipastikan dengan dilkukannya pemeriksaan tersebut.

6. Pemeriksaan genetalia eksterna dan anus

Pemeriksaan ini diawali dengan inspeksi vulva untuk mengetahui adanya cairan daerah intim serta bagaimana bau dan warnanya, palpasi juga dilakukan untuk mencari tahu adanya tidaknya pembengkakan atau pun benjolan. Apabila ditemukan kelainan atau sakit yang serius, maka selanjutnya dokter kandungan akan mengobati hal itu.

Pemeriksaan fisik pada ibu hamil itu bertujuan untuk memonitor perkembangan bayi yang ada dalam kandungan. Apabila ditemukan masalah pada janin atau pun ibu, maka hal itu dapat ditemukan dengan cepat untuk kemudian dicarikan jalan keluarnya.

Bagi anda para ibu hamil, rutinlah dalam memeriksakan kehamilan anda agar anak anda lahir dengan sehat dan dapat mencegah sedini mungkin hal-hal yang tidak diinginkan. Bunda, Sudahkah memeriksakan kehamilan anda?

Leave a Reply